Sistem Pemantauan Energi Online pada Sistem PLTS di Karimunjawa dan Budidaya Mikroalga di Nogotirto Algae Park

 

CDSR NEWS - Banyak Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dibangun di daerah terpencil, sehingga perbaikan secepat mungkin sebagai respon atas insiden kerusakan minor sering terkendala. Hal yang serupa terjadi dengan data tegangan, arus, dan daya, yang sesungguhnya mampu digunakan untuk mengevaluasi secara teknis sebuah sistem, namun karena kendala jarak, tak mampu diperoleh secara real time. Sementara di perkotaan, yang tidak terpencil, PLTS telah mampu dimanfaatkan menjadi perangkat energi bagi pemantauan berbagai parameter, yang dalam konteks riset ini adalah sebuah kebun pengembangan energi berbasis ganggang mikro (microalgae).

Penelitian ini telah berhasil membangun sebuah sistem pemantauan dalam jaringan yang sifatnya real time berbasis website, baik di wilayah terpencil (Kepulauan Karimunjawa) maupun di wilayah perkotaan di Nogotirto, Yogyakarta. Di Karimunjawa, sistem yang memantau tegangan, arus, dan daya PLTS berhasil diinstal di Pulau Nyamuk dan Pulau Parang, serta mampu menampilkan grafik real time. Begitu pula di Nogotirto Algae Park, pemantauan real time bukan hanya untuk energi total budidaya ganggang mikro, tetapi juga keasaman air, temperatur, intensitas cahaya matahari, berat partikel dalam air, dan konduktivitas air.

Riset membuktikan bahwa pemantauan dalam jaringan berbasis web yang sifatnya real time tidak hanya dapat dilakukan pada sistem energi PLTS saja, tetapi juga bahwa sistem PLTS mampu mendukung pengembangan energi terbarukan lain beserta pemantauan parameter-parameter yang dibutuhkan.

Bagi rekan-rekan yang tertarik dengan penelitian bertema “Sistem Pemantauan Energi Online pada Sistem PLTS” dapat bekerja sama dengan Irawan Eko Prabowo, S.T., M.Eng., salah satu Peneliti Center for Development of Sustainable Region (CDSR). Beliau memiliki tema penelitian di bidang PV and energy monitoring.


Leave a Comment