Hari Kesembilan Program CDSR Scholars Exchange to USA: Persiapan Presentasi Paper

 

CDSR NEWS - Pada tanggal 11 April 2019 atau hari kesembilan Program CDSR Scholars Exchange to USA, para peneliti terus melakukan diskusi dengan para peneliti di CU Boulder guna menyelesaikan paper yang telah ditulis masing-masing. Pada kesempatan hari ini, beberapa peneliti berkesempatan untuk berdiskusi dengan Wil V. Srubar, Assistant Professor yang memiliki bidang keahlian Building Systems Engineering dan bidang Materials Science & Engineering, serta dengan Kyri Baker, Assistant Professor yang memiliki bidang keahlian Building Systems Engineering dan Civil Systems. Diskusi tersebut juga untuk membuka potensi kolaborasi penelitian selanjutnya. Sementara itu, dalam rangka persiapan presentasi penulisan paper, para peneliti berdiskusi dengan Prof. John Z. Zhai dan Prof. Moncef Krarti di Laboratorium Sustainable Building Systems. Prof. Moncef Krarti berpesan bahwa dalam kolaborasi penelitian penting untuk merancang timeline dan target dengan baik.

Beberapa peneliti CDSR juga masih mengikuti training mengenai HOMER dan BEopt (Building Energy Optimization Tool). HOMER yang memiliki kepanjangan Hybrid Optimization Model for Energy Renewable adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membantu pemodelan dari sebuah sistem tenaga listrik dengan menggunakan berbagai pilihan sumber energi terbarukan. Sementara itu, BEOpt adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengoptimalkan desain sebuah bangunan agar menjadi Net Zero Energy Buildings (NZEB). BEopt dapat digunakan untuk menganalisis konstruksi baru maupun bangunan yang sudah terbangun, melalui evaluasi desain bangunan tunggal, beberapa parametrik, dan optimalisasi pengehematan biaya. HOMER dan BEopt merupakan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mendukung penelitian dan penulisan paper para peneliti CDSR, khususnya bagi mereka yang memiliki minat di bidang perencanaan sistem energi terbarukan maupun Net Zero Energy Buildings (NZEB)

Di kesempatan yang lain, beberapa peneliti CDSR mengikuti rangkaian kegiatan “Conference on World Affairs”. Pada hari ini, tema yang diangkat adalah “The Girl Effect”. Seminar tersebut dilaksanakan di University Museum Center (UMC) 235. Pembicara-pembicara dalam seminar tersebut adalah
1. Christina Lowery (CEO of Girl Rising)
2. Lydia K Murithi (social and behavioral scientist)
3. Anisa Salat (Credit analyst)
4. Susi Synder (Coordinates fhe Global Don't Bank on the Bomb research)

Seminar yang dimoderatori oleh Cindy Sepucha ini mengangkat persamaan hak untuk mendapatkan pendidikan bagi perempuan. Masing-masing pembicara bercerita bahwa setiap anak, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki hak yang sama untuk mendapat pendidikan yang tinggi. Namun, terkadang beban yang lebih berat diberikan kepada anak perempuan karena mereka dianggap akan menjadi istri, ibu dan orang yang bertanggung jawab atas lingkungan. Hal ini yang harus dihilangkan. Perempuan dan laki-laki memiliki tanggung jawab yang sama. Perempuan yang berpendidikan tidak akan terjebak pada pernikahan dini yang secara data lebih banyak mengarah pada kemiskinan di kemudian hari. Perempuan yang memiliki pendidikan dan pengetahuan yang baik dapat memutuskan sesuatu untuk dirinya sendiri, tanpa harus bergantung pada siapapun. Mereka dapat mengatur kendali atas dirinya tanpa menyusahkan orang lain.


Leave a Comment